PROSEDUR BERACARA DI PENGADILAN AGAMA


Pertama
Pihak berperkara datang ke Pengadilan Agama dengan membawa surat gugatan atau permohonan 
Kedua
Pihak berperkara menghadap petugas meja pertama dan menyerahkan surat  gugatan atau permohonan, minimal 2 (dua) rangkap.
Ketiga
petugas meja pertama (dapat) memberikan penjelasan yang dianggap perlu berkenaan dengan perkara yang diajukan dan menaksir panjar biaya perkara yang kemudian ditulis dalam Surat Kuasa untuk membayar (SKUM). Besarnya panjar biaya perkara diperkirakan harus telah mencukupi untuk menyelesaikan perkara tersebut didasarkan pada pasal 182 ayat (1) HIR atau pasal 90 Undangn undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2006 Tentang perubahan atas undang –undang nomor : 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.
catatan :

KUMPULAN QUERY SIADPA PLUS

 

QUERY SIADPA

PENGGUNAAN QUERY INI CARANYA :
CARI SIADPA DI PROGRAM KEMUDIAN INSTAL DATA BASE KEMUDIAN LOGIN KEMUDIAN QUERY ANALYZER KEMUDIAN DATABASE BUAT SIADPAWIN KEMUDIAN COPY QUERY YANG ANDA BUTUHKAN DI PASTE LALU TEKAN F5
Berikut querynya :
1. Query mengenulkan tanggal ikrar dalam perkara CG
UPDATE DATA_REG_AC SET TGL_IKRAR=NULL WHERE GC=1 AND TGL_IKRAR IS NOT NULL

TRIK dan INTRIK SIADPA MENGGUNAKAN QUERY

Badilag telah lama merancang sebuah aplikasi demi mempercepat kinerja suatu peradilan agama, terutama pada bagian fungsional, dengan Aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu knerja Hakim, Panitera / Panitera Pengganti dan Jurusita / Jurusita Pengganti dalam melaksanakan tugas.
Dengan adanya Aplikasi ini Hakim dapat dengan mudah atau dapat hanya dengan hitungan menit dalam membuat laporan Putusan, bagi Panitera Pengganti (PP) dapan dengan cepat menyelesaikan Berita Acara Sidang, sedangkan bagi Jurusita / Jurusita Pengganti (JS / JSP) dapat dengan mudah dalam membuat surat panggilan sidang, PBT, panggilan Ikrar dsb yang menyangkut kepada perjalanan sidang..
Aplikasi tersebut juga dapat mengurangi kesalahan kesalahan kecil yang akibatnya sangat fatal seperti salah nama Penggugat/Tergugat atau Pemohon/Termohon dan juga Identitas para pihak berperkara dan juga yang lebih fatal adalah kesalahan dalam membuat nomor perkara...ini sepele karena nomor perkara tersebut palinng banyak hanyalah 4 digit.. karena riang dan semangat dapat membuat kita salah dalam menekan tombol angka seperti 238 bisa saja terketik 239 karena tombal 8 dan 9 itu berdekatan, atau terketik 283..

CARA MENGHAPUS JENIS YANG PERKARANYA BELUM PUTUS

Terkadang kita menemukan masalah dalam input perkara di dalam aplikasi SIADPA Plus di mana kita salah memasukkan data putus yang sebenarnya belum waktunya putus dan sudah terbaca misalkan jenis putusan yang telah masuk. Hal ini menyebabkan terjadi data SIADPA Plus baik diaplikasi pengawasan maupun di infoperkara online terbaca tidak valid.
Nah kali ini kami ingin berbagi pengalaman cara menghapus data invalid tadi dengan memanfaatkan fasilitas query dari para master SIADPA Plus.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Bukalah folder di mana anda menyimpan aplikasi SIADPA Plus;
2. Pastikan anda temukan aplikasi DatabaseTools.exe., Lihat gambar ilustrasi berikut:

PANDUAN BUAT LASKAR SIADPA PEMULA

Bebeerapa artikel dan buku berikut ini dibuat untuk membantu administrator dalam mengatasi setiap trouble yang muncul pada server atau user anda....untuk mendapatkan buku tersebut anda harus melakukan janji setia pada SIADPA hehehe

  1. Buku petunjuk bagi pemula silahkan klik disini 
  2. Tutorial bagi pemula klik disini 
  3. Sejarah dan buku SIADPA klik sini mas 
  4. Kamus Variabel SIADPA Plus Standa Nasional ini gan 
  5. Panduan Tanya Jawab Siadpa. data ini diambil dari setiap tanya jawab yang di ajukan para laskar kepada punggawa SIADPA di Badilag. penasaran  silahkan di buka satu-persatu yang mana anda suka:

Informasi Data Perkara Menggunakan PHP & HTML



Kali ini kita akan belajar bagaimana menampilkan informasi perkara pada kantor Pengadilan Agama...
kita akan belajar menampilkan data informasi perkara misalkan dengan nomor perkara 0002/Pdt.G/2012 seperti tampak pada gambar di atas...